Pemerintah diminta memberikan kemudahan kepada para eksportir minuman Wine dengan menurunkan pajaknya yang saat ini mencapai 150 persen sehingga mempersulit bagi para eksportir untuk mengimpor minuman tersebut dari luar negeri.
Para eksportir minuman anggur (wine) merasa pajak yang dikenakan pemerintah sangat besar yang membuat mereka kesulitan untuk membawa minuman anggur itu ke dalam negeri karena pajak yang dikenakan pemerintah sangat mahal, kata Wakil Presiden Sommellier Asociation, Alexander H. Effendie, kepada pers di Jakarta, kemarin.
Alexander H. Effendie mengatakan, pajak pemerintah terhadap wine sangat besar kalau dibandingkan di Singapura hanya 70 dolar Singapura per liter, bahkan, di Thailand pajak mengenai pameran minuman asing hanya ditetapkan nol persen.
Hal ini yang menghambat eksportir minuman anggur untuk mengimpor minuman anggur itu ke pasar domestik, ucapnya
Pemerintah, lanjut dia, harus menurunkan pajak minuman anggur itu secara perlahan-lahan tapi pasti sehingga memudahkan eksportir minuman tersebut dapat mengimpor lebih banyak lagi.
'Kami optimis pemerintah akan merubah kebijakannya melihat minat masyarakat membeli minuman itu cukup besar, ' katanya.
Minum anggur, menurut dia, bukan seperti minum air putih sekaligus diminum, namun minumnya dilakukan secara bertahap sedikit demi sedikit karena tubuh akan menjadi hangat dan segar dan memberikan kesehatan erutama bagi orang tua yang sudah lanjut.
Apalagi, potensi pasar di dalam negeri sangat besar kalau melihat jumlah penduduknya yang mencapai 230 juta orang, katanya.
Menurut Alexander, pasar minuman anggur pada tahun ini diperkirakan akan tumbuh sebesar 20 persen lebih tinggi dibanding tahun lalu.(Zaz/At/Kl)
Sumber : berita8.com
Lihat juga:
Hanamasa
Burger King
Tampilkan postingan dengan label burger king. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label burger king. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Desember 2010
Selasa, 30 November 2010
Crazy Whooper at Burger King
Burger King Japan is bringing global warming home this summer... home for dinner! Hot on the heels of the wildly successful Angry Whopper, the fast food giant is set to roll out a burger that makes the AW seem as cute as Hello Kitty. It's called the "Crazy Whopper", and anyone crazy enough to try it can do so starting on Friday, July 23rd of 2010.
What's so crazy about the Crazy Whopper? The peppers are the point. The Angry Whopper gets its heat from green Jalapeno chili peppers, which rate about 5,000 on the Scoville scale. That sounds pretty high but so's the scale: pure Capsaicin scores 15 to 16 million.
Habanero peppers rate up to 500,000 and topping the list for cultivated peppers is India's Bhut Jolokia, the dreaded Ghost Chili. The Guinness World Records folks certified Bhut Jolokia as the world's hottest pepper in 2007, rating some cultivars at a searing 1,000,000 Scoville units! Now that's hot... fries with that?
No one assumes Burger King Japan will be layering slices of Ghost Chili peppers onto their whoppers come July 23rd. Instead, it's likely that some unspecified amount of Bhut Jolokia extract will be infused into a sauce that, while certainly peppery, won't be sending patrons into convulsions or causing them to spontaneously combust.
All BK-J will say for the time being is that the Crazy Whopper will be 30 times spicier than the Angry Whopper. Get your 570 yen (about $6.35) ready and bring LOTS of water. (via Japan Today, JPABC.net and Chokoball Cafe)
Sumber : Steve Levenstein-inventorspot.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
What's so crazy about the Crazy Whopper? The peppers are the point. The Angry Whopper gets its heat from green Jalapeno chili peppers, which rate about 5,000 on the Scoville scale. That sounds pretty high but so's the scale: pure Capsaicin scores 15 to 16 million.
Habanero peppers rate up to 500,000 and topping the list for cultivated peppers is India's Bhut Jolokia, the dreaded Ghost Chili. The Guinness World Records folks certified Bhut Jolokia as the world's hottest pepper in 2007, rating some cultivars at a searing 1,000,000 Scoville units! Now that's hot... fries with that?
No one assumes Burger King Japan will be layering slices of Ghost Chili peppers onto their whoppers come July 23rd. Instead, it's likely that some unspecified amount of Bhut Jolokia extract will be infused into a sauce that, while certainly peppery, won't be sending patrons into convulsions or causing them to spontaneously combust.
All BK-J will say for the time being is that the Crazy Whopper will be 30 times spicier than the Angry Whopper. Get your 570 yen (about $6.35) ready and bring LOTS of water. (via Japan Today, JPABC.net and Chokoball Cafe)
Sumber : Steve Levenstein-inventorspot.com
Lihat juga:
Dim Sum
Sushi
Senin, 29 November 2010
Sate Kambing Jantan
Selalu ada banyak alasan untuk kangen dengan hidangan Sate kambing jantan jalan Kedung Doro Surabaya. Tapi kok namanya sate kambing jantan ? apa gak cukup dengan sate kambing aja ? hehehe namanya juga tukang tembak kata kunci, jadi sayang kalau postingan gak berbau keyword populer. Ok deh lanjut seputar sate kambing jantan yang terkenal di jalan Kedung Doro Surabaya.
Depot ini ramai diserbu para penikmat sate kambing karena kualitas daging sate yang mamang sangat baik. Murni daging yang tidak bercampur dengan lemak. Karena itu tidak heran jika dari awal buka hingga tutup jam 02.00 depot ini selalu saja ramai pengunjung dan rata-rata yang datang membawa mobil pribadi. Memang ada sisi negatif dengan ramainya pengunjung didepot itu jika banyak mobil yang berdatangan karena memang wilayah Kedung Doro tidak menyediakan parkir khusus untuk itu namanya juga warung pinggir jalan.
Harga yang dipatok pun bisa terjangkau semua kalangan. Per 10 tusuk sate cukup mengeluarkan uang 15 rb. Jadi untuk sekedar makan rutin tiap awal bulan pas gajian tiba masih sangat mungkin untuk dilakukan. Sate Kambing jantan Kedung Doro memang sudah terkenal sejak lama. Banyak pengunjung yang datang dari luar kota pada akhir pekan hanya khusus sekedar mencicipi resep masakan sate kambing jantan di kedung doro. Namun ada 'gangguan kecil' yang masih saja terus hadir atau sudah menjadi trade mark bahwa kita harus banyak menyediakan uang recehan untuk pengamen-pengamen yang banyak sekali berdatangan disela-sela kita menikmati kelezatan sate kambing jantan. Sebagai gambaran, dalam waktu 1/2 jam mungkin ada sekitar 5-10 pengamen yang datang dan pergi menyapa kita dengan suara dan alat musik apa adanya.
Namun itulah gambaran wajah kota Surabaya dimalam hari khususnya dijalan Kedung Doro. Toh para pengamen juga manusia yang butuh untuk makan dan diperhatikan. BTW untuk anda yang ingin menikmati kelezatan sate kambing jantan atau sedang ber wisata ke Surabaya, maka depot sate kambing Kedung Doro bisa menjadi referensi resep masakan yang ok punya.
Sumber : topikremaja
Lihat juga:
Burger King
Wine
Depot ini ramai diserbu para penikmat sate kambing karena kualitas daging sate yang mamang sangat baik. Murni daging yang tidak bercampur dengan lemak. Karena itu tidak heran jika dari awal buka hingga tutup jam 02.00 depot ini selalu saja ramai pengunjung dan rata-rata yang datang membawa mobil pribadi. Memang ada sisi negatif dengan ramainya pengunjung didepot itu jika banyak mobil yang berdatangan karena memang wilayah Kedung Doro tidak menyediakan parkir khusus untuk itu namanya juga warung pinggir jalan.
Harga yang dipatok pun bisa terjangkau semua kalangan. Per 10 tusuk sate cukup mengeluarkan uang 15 rb. Jadi untuk sekedar makan rutin tiap awal bulan pas gajian tiba masih sangat mungkin untuk dilakukan. Sate Kambing jantan Kedung Doro memang sudah terkenal sejak lama. Banyak pengunjung yang datang dari luar kota pada akhir pekan hanya khusus sekedar mencicipi resep masakan sate kambing jantan di kedung doro. Namun ada 'gangguan kecil' yang masih saja terus hadir atau sudah menjadi trade mark bahwa kita harus banyak menyediakan uang recehan untuk pengamen-pengamen yang banyak sekali berdatangan disela-sela kita menikmati kelezatan sate kambing jantan. Sebagai gambaran, dalam waktu 1/2 jam mungkin ada sekitar 5-10 pengamen yang datang dan pergi menyapa kita dengan suara dan alat musik apa adanya.
Namun itulah gambaran wajah kota Surabaya dimalam hari khususnya dijalan Kedung Doro. Toh para pengamen juga manusia yang butuh untuk makan dan diperhatikan. BTW untuk anda yang ingin menikmati kelezatan sate kambing jantan atau sedang ber wisata ke Surabaya, maka depot sate kambing Kedung Doro bisa menjadi referensi resep masakan yang ok punya.
Sumber : topikremaja
Lihat juga:
Burger King
Wine
Minggu, 28 November 2010
Bisnis Sate
Terdapat aneka ragam Sate dari berbagai daerah di Indonesia. Antara lain sate ayam dan sate kambing. Sate ayam dan sate kambing dapat dinikmati dengan dua jenis bumbu, yaitu bumbu kacang dan bumbu kecap.
Sate ayam dan sate kambing biasanya dijual bersama sup atau gulai kambing, yang dibuat dengan menggunakan campuran tulang dan daging kambing yang tidak dijadikan sate.
Daging kambing yang digunakan untuk sate biasanya bagian paha karena bagian lebih empuk sehingga lebih enak. Pengolahan daging kambing harus hati-hati agar sate tidak keras. Sebelum dipanggang, daging kambing sebaiknya dibungkus menggunakan daun pepaya agar lebih lunak. Daging kambing muda juga lebih lunak dibandingkan dengan daging kambing tua. Kisaran umur kambing muda yang bagus untuk sate kambing adalah 3-5 bulan.
Pedagang sate dapat berjualan di pinggir jalan raya di dekat pasar, perkantoran, perumahan, atau daerah sekitar kampus. Biasanya antar pedagang sate memiliki aturan bahwa untuk wilayah tertentu hanya ada satu pedagang. Jadi, perhatikan daerah sekitar lokasi sebelum memutuskan berjualan di suatu tempat agar tidak saling merugikan.
Perlengkapan yang diperlukan untuk menjalankan usaha sate antara lain gerobak, tenda, meja, kursi, panggangan sate, pisau, dan kipas bambu. Perlengkapan makan berupa piring, gelas, mangkuk (jika menjual sup atau gulai kambing), sendok, dan garpu.
Tenda bisa dibuat berukuran kecil atau sedang tergantung ukuran tempat dan tingkat keramaian pengunjung. Meja kayu dapat dibuat 1-2 buah dengan kursi 6-10 buah.
Pemilik usaha dapat turun tangan sendiri atau mempekerjakan karyawan. Karyawan bertugas melayani pesanan pembeli atau membakar sate. Karyawan sebaiknya dilatih terlebih dahulu cara membakar sate agar mengetahui tingkat kematangan daging secara tepat.
Promosi dapat dilakukan dengan membuat spanduk bertuliskan jenis usaha yang dipasang mengelilingi tenda atau gerobak. Spanduk dapat dilengkapi gambar atau foto sate yang menarik sehingga dapat mendatangkan pengunjung. Promosi lanjutan dapat dilakukan dengan membuat brosur, terutama jika melayani pesan antar (delivery order), melayani pesanan sate dan kambing guling untuk akikah, pernikahan, dan ulang tahun.
Harga satu porsi sate kambing Rp 10.000,- s/d Rp 12.000,-. Satu porsi biasanya berisi 10 tusuk. Harga satu porsi sate ayam lebih murah, yaitu Rp 8.000,- s/d Rp 10.000,- berisi 10 tusuk. Harga tersebut belum termasuk lontong atau nasi. Harga lontong dan nasi sekitar Rp 2.000,- per porsi. Sementara harga sup atau gulai kambing sekitar Rp 7.000,- per porsi.
Resiko usaha sate antara lain banyaknya penjual makanan sejenis. Kualitas dan harga yang ditawarkan antar pedagang sangat bervariasi sehingga pemain baru harus bisa mencari celah agar dapat bersaing.
Beberapa tip dan trik usaha sate :
1. Menjaga kualitas dan rasa dengan cara antara lain bumbunya yang lezat dan dagingnya yang empuk (untuk sate kambing). Sate kambing yang empuk secara tidak langsung dapat memperluas pangsa pasar, karena mulai anak-anak hingga orang dewasa dapat memakannya dengan mudah.
2. Lokasi yang ramai tidak selalu berpotensi sebagai tempat usaha sate. Pangsa pasar makanan ini bisa dibilang menengah ke atas. Penyebabnya harga satu porsi sate dianggap cukup mahal bagi sebagian orang. Lokasi dekat perkantoran, perumahan, pusat jajanan atau perbelanjaan merupakan beberapa contoh strategis tempat usaha sate.
3. Menjalin kerjasama dengan supplier juga sangat penting. Pada saat tertentu misalnya hari besar agama, harga daging kambing meningkat karena banyaknya permintaan. Menjalin kerjasama dengan rumah potong hewan atau peternak kambing akan meminimalisir resiko kekurangan bahan baku atau kenaikan harga yang terlalu tinggi.
Sumber : www.squidoo.com
Lihat juga:
Steak
Burger King
Sate ayam dan sate kambing biasanya dijual bersama sup atau gulai kambing, yang dibuat dengan menggunakan campuran tulang dan daging kambing yang tidak dijadikan sate.
Daging kambing yang digunakan untuk sate biasanya bagian paha karena bagian lebih empuk sehingga lebih enak. Pengolahan daging kambing harus hati-hati agar sate tidak keras. Sebelum dipanggang, daging kambing sebaiknya dibungkus menggunakan daun pepaya agar lebih lunak. Daging kambing muda juga lebih lunak dibandingkan dengan daging kambing tua. Kisaran umur kambing muda yang bagus untuk sate kambing adalah 3-5 bulan.
Pedagang sate dapat berjualan di pinggir jalan raya di dekat pasar, perkantoran, perumahan, atau daerah sekitar kampus. Biasanya antar pedagang sate memiliki aturan bahwa untuk wilayah tertentu hanya ada satu pedagang. Jadi, perhatikan daerah sekitar lokasi sebelum memutuskan berjualan di suatu tempat agar tidak saling merugikan.
Perlengkapan yang diperlukan untuk menjalankan usaha sate antara lain gerobak, tenda, meja, kursi, panggangan sate, pisau, dan kipas bambu. Perlengkapan makan berupa piring, gelas, mangkuk (jika menjual sup atau gulai kambing), sendok, dan garpu.
Tenda bisa dibuat berukuran kecil atau sedang tergantung ukuran tempat dan tingkat keramaian pengunjung. Meja kayu dapat dibuat 1-2 buah dengan kursi 6-10 buah.
Pemilik usaha dapat turun tangan sendiri atau mempekerjakan karyawan. Karyawan bertugas melayani pesanan pembeli atau membakar sate. Karyawan sebaiknya dilatih terlebih dahulu cara membakar sate agar mengetahui tingkat kematangan daging secara tepat.
Promosi dapat dilakukan dengan membuat spanduk bertuliskan jenis usaha yang dipasang mengelilingi tenda atau gerobak. Spanduk dapat dilengkapi gambar atau foto sate yang menarik sehingga dapat mendatangkan pengunjung. Promosi lanjutan dapat dilakukan dengan membuat brosur, terutama jika melayani pesan antar (delivery order), melayani pesanan sate dan kambing guling untuk akikah, pernikahan, dan ulang tahun.
Harga satu porsi sate kambing Rp 10.000,- s/d Rp 12.000,-. Satu porsi biasanya berisi 10 tusuk. Harga satu porsi sate ayam lebih murah, yaitu Rp 8.000,- s/d Rp 10.000,- berisi 10 tusuk. Harga tersebut belum termasuk lontong atau nasi. Harga lontong dan nasi sekitar Rp 2.000,- per porsi. Sementara harga sup atau gulai kambing sekitar Rp 7.000,- per porsi.
Resiko usaha sate antara lain banyaknya penjual makanan sejenis. Kualitas dan harga yang ditawarkan antar pedagang sangat bervariasi sehingga pemain baru harus bisa mencari celah agar dapat bersaing.
Beberapa tip dan trik usaha sate :
1. Menjaga kualitas dan rasa dengan cara antara lain bumbunya yang lezat dan dagingnya yang empuk (untuk sate kambing). Sate kambing yang empuk secara tidak langsung dapat memperluas pangsa pasar, karena mulai anak-anak hingga orang dewasa dapat memakannya dengan mudah.
2. Lokasi yang ramai tidak selalu berpotensi sebagai tempat usaha sate. Pangsa pasar makanan ini bisa dibilang menengah ke atas. Penyebabnya harga satu porsi sate dianggap cukup mahal bagi sebagian orang. Lokasi dekat perkantoran, perumahan, pusat jajanan atau perbelanjaan merupakan beberapa contoh strategis tempat usaha sate.
3. Menjalin kerjasama dengan supplier juga sangat penting. Pada saat tertentu misalnya hari besar agama, harga daging kambing meningkat karena banyaknya permintaan. Menjalin kerjasama dengan rumah potong hewan atau peternak kambing akan meminimalisir resiko kekurangan bahan baku atau kenaikan harga yang terlalu tinggi.
Sumber : www.squidoo.com
Lihat juga:
Steak
Burger King
Kamis, 25 November 2010
Ayo Makan Sehat di Burger King
Bagaimana cara makan yang sehat di Burger King? Jika Anda di jalan dan terdesak waktu, Anda mungkin tergoda untuk meniup diet sehat Anda dengan memesan burger dekaden dengan semua bahan-bahan perlengkapan di sebuah restoran fast food seperti Burger King. Jika Anda kelaparan dan perlu menggigit cepat untuk makan, pergi ke depan dan tarik ke tempat parkir Burger King. Dengan sedikit perencanaan anda bisa makan sehat di Burger King Restaurant. Berikut adalah cara makan yang sehat di Burger King.
Petunjuk
1. Setelah Anda memasukkan restoran, Anda akan ingin menghindari menggoda oleh bau yang berlebihan dari kentang goreng yang baru saja dibuat. Jika Anda ingin menghindari rasa bersalah dan suku arteri Anda pada saat yang sama, tinggal jauh dari ini serta Whopper ganda dengan keju yang jam dalam dengan jumlah kalori sekitar 1.070 bersama dengan 70 gram lemak kekalahan. Ini hampir cara yang pasti untuk meniup maksud baik Anda makan sehat. The Whopper asli dengan keju tidak jauh lebih baik dalam 800 kalori dan 50 gram lemak.
2. Jika anda melihat sedikit lebih bawah menu, Anda akan melihat beberapa sehat Burger King pilihan yang tidak akan pukulan hari senilai kalori. Salah satu pilihan akan memerintahkan Junior Whopper tanpa mayones yang hanya akan menempatkan Anda kembali sedikit lebih dari 300 kalori dan 13 cukup masuk akal gram lemak. Ini mengasumsikan bahwa Anda menolak godaan untuk memesan kentang goreng yang baru saja dibuat. Untuk mengganti mayones dan memberikan Junior Whopper Anda beberapa bumbu tambahan, minta tambahan atau saus mustard di Junior Whopper Anda.
3. Pilihan lain yang sehat yang sempurna untuk vegetarian di Anda adalah BK Veggie Burger. Muncul dengan mayones lemak berkurang dan memiliki 340 kalori dan 10 gram lemak yang merupakan alternatif yang masuk akal untuk burger daging kalori tinggi berbasis untuk makan siang cepat. Pilihan makan sehat dari semua di Burger King mungkin sandwich Api-Ayam Panggang dengan dressing bebas lemak yang hanya akan membuat Anda kembali 240 kalori belaka dan memberikan sekitar 22 gram meningkatkan metabolisme protein. Yang satu ini adalah pemenang meskipun mungkin tidak tersedia di semua lokasi.
4. Jika Anda ingin makan sehat di Burger King, menunda minuman ringan yang sarat gula dan memilih untuk minum es teh dengan sedikit pemanis tanpa kalori. Jangan ragu untuk menambahkan salad ke salah satu pilihan sehat. Hanya pastikan untuk mengatakan jauh dari perban sarat kalori.
5. Setelah Anda meninggalkan restoran, Anda bisa memberi selamat diri Anda untuk memilih pilihan makan yang sehat di Burger King. Ini meyakinkan untuk mengetahui bahwa restoran fast food masih merupakan pilihan bahkan jika Anda berkomitmen untuk makan sehat.
Sumber : Kristie Leong M.D - ehow.com
Lihat juga:
Soto
Sour Sally
Petunjuk
1. Setelah Anda memasukkan restoran, Anda akan ingin menghindari menggoda oleh bau yang berlebihan dari kentang goreng yang baru saja dibuat. Jika Anda ingin menghindari rasa bersalah dan suku arteri Anda pada saat yang sama, tinggal jauh dari ini serta Whopper ganda dengan keju yang jam dalam dengan jumlah kalori sekitar 1.070 bersama dengan 70 gram lemak kekalahan. Ini hampir cara yang pasti untuk meniup maksud baik Anda makan sehat. The Whopper asli dengan keju tidak jauh lebih baik dalam 800 kalori dan 50 gram lemak.
2. Jika anda melihat sedikit lebih bawah menu, Anda akan melihat beberapa sehat Burger King pilihan yang tidak akan pukulan hari senilai kalori. Salah satu pilihan akan memerintahkan Junior Whopper tanpa mayones yang hanya akan menempatkan Anda kembali sedikit lebih dari 300 kalori dan 13 cukup masuk akal gram lemak. Ini mengasumsikan bahwa Anda menolak godaan untuk memesan kentang goreng yang baru saja dibuat. Untuk mengganti mayones dan memberikan Junior Whopper Anda beberapa bumbu tambahan, minta tambahan atau saus mustard di Junior Whopper Anda.
3. Pilihan lain yang sehat yang sempurna untuk vegetarian di Anda adalah BK Veggie Burger. Muncul dengan mayones lemak berkurang dan memiliki 340 kalori dan 10 gram lemak yang merupakan alternatif yang masuk akal untuk burger daging kalori tinggi berbasis untuk makan siang cepat. Pilihan makan sehat dari semua di Burger King mungkin sandwich Api-Ayam Panggang dengan dressing bebas lemak yang hanya akan membuat Anda kembali 240 kalori belaka dan memberikan sekitar 22 gram meningkatkan metabolisme protein. Yang satu ini adalah pemenang meskipun mungkin tidak tersedia di semua lokasi.
4. Jika Anda ingin makan sehat di Burger King, menunda minuman ringan yang sarat gula dan memilih untuk minum es teh dengan sedikit pemanis tanpa kalori. Jangan ragu untuk menambahkan salad ke salah satu pilihan sehat. Hanya pastikan untuk mengatakan jauh dari perban sarat kalori.
5. Setelah Anda meninggalkan restoran, Anda bisa memberi selamat diri Anda untuk memilih pilihan makan yang sehat di Burger King. Ini meyakinkan untuk mengetahui bahwa restoran fast food masih merupakan pilihan bahkan jika Anda berkomitmen untuk makan sehat.
Sumber : Kristie Leong M.D - ehow.com
Lihat juga:
Soto
Sour Sally
Rabu, 24 November 2010
It's Good to Eat Sate Torpedo
Sate - Surya Saputra didaulat as host of the show 'Whole Joint Bango Sacrifice' at Masjid Raya Pondok Indah, South Jakarta. He got a new experience when tasted Sate torpedo.
"It feels good but if asked to choose, I prefer to broil the meat instead of torpedoes," Surya said when met at the sidelines of the event, Friday, November 27, 2009.
Sate torpedo is a dish prepared from cow or goat sex organ. Myth, sate torpedo efficacious as a tonic male or enhance sexual arousal. "The effect is dangerous, but lets get that myth," he said.
Although not too much like the taste, Surya did not give up to try it again. The reason, sate torpedo is one of the typical menu that is served in Indonesian culinary. "That includes preserving," he said.
Source: Tri Pipiet Noorastuti, Gestina Rachmawati-showbiz.vivanews.com
See also:
Sour Sally
Burger King
"It feels good but if asked to choose, I prefer to broil the meat instead of torpedoes," Surya said when met at the sidelines of the event, Friday, November 27, 2009.
Sate torpedo is a dish prepared from cow or goat sex organ. Myth, sate torpedo efficacious as a tonic male or enhance sexual arousal. "The effect is dangerous, but lets get that myth," he said.
Although not too much like the taste, Surya did not give up to try it again. The reason, sate torpedo is one of the typical menu that is served in Indonesian culinary. "That includes preserving," he said.
Source: Tri Pipiet Noorastuti, Gestina Rachmawati-showbiz.vivanews.com
See also:
Sour Sally
Burger King
Senin, 22 November 2010
Sate Mushroom Taste like Chicken Sate
Sate mushrooms, culinary one may still alien to the community. But the Sate mushrooms has become a new favorite menu in the city of Banyuwangi. Food stalls that provide this menu is located Warung Ibu Tina Jl. Crab Feast Banyuwangi. Location Agustini's food stall, (49) Environment Stendo residents, village carpenter is in the old office of the National Awakening Party (PKB).
For those of you who have never enjoyed a mushroom Sate, Sate you will think that you eat is chicken Sate. Because it is similar to the delicious chicken Sate. Yet the typical mushroom flavor is tasty and slightly chewy still can be felt.
Coupled with nut on satenya add pleasure sate seasoning mushrooms. "Of course there is the secret ingredient in artificial sate me," I Agustini are in the know with Tina a call on Monday (7/26/2010).
To enjoy the delights of this mushroom Sate we do not need to spend big money. Only Rp 10 thousand, 10 sticks of Sate mushroom delicacy is we can enjoy. If you want to eat it with rice or rice cake we just need to add money Rp 2 thousand only. Tina mushroom Sate stall is open from 10.00 am in the morning until around 21:00 pm.
Every day, at least Tina spent 7 kg oyster mushrooms as raw material. The number continues to grow, according to him along with increased interest in Sate mushrooms. According to Tina, each kg of an average oyster mushrooms can be made into 60 mushroom skewers.
Sate mushrooms, in addition to savory is also low in cholesterol. So for those who have a cholesterol problem should not be afraid to eat Sate on this one. Sate jamu also become food for the vegetarian alternative. Not a few who choose the vegetarian Sate skewers mushrooms as a food substitute.
"Usually when I want to eat vegetarian special Sate I had to go to Bali, not anymore," said Wiriyanto, a vegetarian Sate mushroom lovers.
Source: jurnalbesuki.com - jae/mm/jb2
See also:
Soto
Burger King
For those of you who have never enjoyed a mushroom Sate, Sate you will think that you eat is chicken Sate. Because it is similar to the delicious chicken Sate. Yet the typical mushroom flavor is tasty and slightly chewy still can be felt.
Coupled with nut on satenya add pleasure sate seasoning mushrooms. "Of course there is the secret ingredient in artificial sate me," I Agustini are in the know with Tina a call on Monday (7/26/2010).
To enjoy the delights of this mushroom Sate we do not need to spend big money. Only Rp 10 thousand, 10 sticks of Sate mushroom delicacy is we can enjoy. If you want to eat it with rice or rice cake we just need to add money Rp 2 thousand only. Tina mushroom Sate stall is open from 10.00 am in the morning until around 21:00 pm.
Every day, at least Tina spent 7 kg oyster mushrooms as raw material. The number continues to grow, according to him along with increased interest in Sate mushrooms. According to Tina, each kg of an average oyster mushrooms can be made into 60 mushroom skewers.
Sate mushrooms, in addition to savory is also low in cholesterol. So for those who have a cholesterol problem should not be afraid to eat Sate on this one. Sate jamu also become food for the vegetarian alternative. Not a few who choose the vegetarian Sate skewers mushrooms as a food substitute.
"Usually when I want to eat vegetarian special Sate I had to go to Bali, not anymore," said Wiriyanto, a vegetarian Sate mushroom lovers.
Source: jurnalbesuki.com - jae/mm/jb2
See also:
Soto
Burger King
Minggu, 21 November 2010
Sour Sally, Blend Yogurt
With a view funny icons, boutique yogurt Sour Sally offers freshness taste plain yogurt and green tea original, with a choice of 20 types of toppings are fresh, light, delicious, and healthy, from a variety of fruit to cereal. Besides yogurt, available also Smoothies and shaved ice.
"We free each person to choose, mix and meet individual taste or adjust the mood of the moment. Either that make cool on hot days or when the spirit of the moment goes down," said Donny Pramono, owner of the Inilah.com Sour Sally.
To be sure, blend yogurt is available in Sour Sally is not just only fruits that are commonly used such as strawberries, and kiwi.
But it is also formulated with typical Indonesian processed fruits such as mango, jackfruit, and others.
Commonly eaten cereal for breakfast like corn flakes and chocolate chips also become part of a delicious concoction of yogurt.
"If topping-topping is sown on top of yogurt, continued to scoop her at the graft into the mouth, you'll ngerasain blend of sweet and sour taste with taste sensations hmmmh Special .... really!" he explained.
Sour Sally Fro-Yo is a native brand of Indonesia in spite of the materials used are imported from America.
To maintain freshness, it is advisable to immediately consume yogurt in place, and do not keep yogurt in the refrigerator.
Present at Senayan City and Kemang, Sour Sally Fro-Yo Boutique can be obtained with reasonable price, which ranges from Rp17.500-Rp49.500. [L1]
Source: Liana Garcia - Inilah.com
See also:
Ice cream
Burger King
"We free each person to choose, mix and meet individual taste or adjust the mood of the moment. Either that make cool on hot days or when the spirit of the moment goes down," said Donny Pramono, owner of the Inilah.com Sour Sally.
To be sure, blend yogurt is available in Sour Sally is not just only fruits that are commonly used such as strawberries, and kiwi.
But it is also formulated with typical Indonesian processed fruits such as mango, jackfruit, and others.
Commonly eaten cereal for breakfast like corn flakes and chocolate chips also become part of a delicious concoction of yogurt.
"If topping-topping is sown on top of yogurt, continued to scoop her at the graft into the mouth, you'll ngerasain blend of sweet and sour taste with taste sensations hmmmh Special .... really!" he explained.
Sour Sally Fro-Yo is a native brand of Indonesia in spite of the materials used are imported from America.
To maintain freshness, it is advisable to immediately consume yogurt in place, and do not keep yogurt in the refrigerator.
Present at Senayan City and Kemang, Sour Sally Fro-Yo Boutique can be obtained with reasonable price, which ranges from Rp17.500-Rp49.500. [L1]
Source: Liana Garcia - Inilah.com
See also:
Ice cream
Burger King
Senin, 15 November 2010
Dim Sum, Chinese Tradition
Dim Sum, a wonderfully tasty Chinese tradition goes as far back as the ancient Silk Road. In those days, dim sum was associated with another tradition called yum cha, or a tea tasting. Yum cha came about when weary travelers atop camels needed a place to rest and replenish themselves. Because of this, many teahouses were soon established all along various roadsides. Yum cha originally did not come with food, because it was believed that tea combined with food would cause disproportionate weight gain. However, when tea was later discovered to actually help with digestion problems, teahouses began to add many different types of snacks for people who stopped by. Although dim sum originally started off as snack food, it quickly popularized and became a unique, and most often times loud experience.
The actual emergence of dim sum as a culinary feat originated in southern China with the Cantonese. In China, dim sum can be served as early as six in the morning, and many people wake up this early to be first in line to try the tasty treats that they offer. Dim sum restaurants usually close by mid afternoon and do not reopen for dinner, as was the tradition many, many years ago. The style of dim sum restaurants is very unique because instead of one waiter taking our order, many waiters push carts with various dim sum items around the restaurant, and you pick and choose from these carts.
Salty and savory snacks like shu mai, dumplings of every flavor imaginable, and cha siu bao are offered. Shu mai (literally "cook and sell dumplings") can be vegetarian or made with meat, and they are wrapped with gyoza wrappers and steamed. Dumplings come in pork, shrimp, crab, and vegetable flavors, and are either made with a thick, rice flour dumpling wrapper or a translucent wheat starch wrapper.
These translucent dumpling wrappers are very difficult to cook precisely, but their flavor along with the dumpling filling is quite satisfying. Cha siu bao are buns with cha siu pork, a sweet and salty barbecued pork cooked into them. For dessert, you can indulge in egg custard tarts, a creamy and delicious treat, mango pudding, sesame seed balls, or red bean paste buns. An exceptionally delicious Chinese dessert is the dou fu hua, which is a soft tofu served in a sweetened ginger flavored soup. For the more adventurous, a dish called "Phoenix Talons" is also served at dim sum restaurants. These are in actuality chicken feet. They are deep-fried, boiled, and sometimes marinated with black bean sauce. They are very tender, and many people enjoy them once they get over the initial shock factor of the chicken feet.
This Asian delicacy has spread across the Atlantic and Pacific Oceans and is now available in various countries throughout the world. It is an especially popular type of food in America, where Americans can get a taste of the delicacies and oddities of the Chinese cuisine. Just remember to get to a restaurant early, because they get busy fast! (Charles bloom - article alley)
See also :
Burger King
Sour Sally
The actual emergence of dim sum as a culinary feat originated in southern China with the Cantonese. In China, dim sum can be served as early as six in the morning, and many people wake up this early to be first in line to try the tasty treats that they offer. Dim sum restaurants usually close by mid afternoon and do not reopen for dinner, as was the tradition many, many years ago. The style of dim sum restaurants is very unique because instead of one waiter taking our order, many waiters push carts with various dim sum items around the restaurant, and you pick and choose from these carts.
Salty and savory snacks like shu mai, dumplings of every flavor imaginable, and cha siu bao are offered. Shu mai (literally "cook and sell dumplings") can be vegetarian or made with meat, and they are wrapped with gyoza wrappers and steamed. Dumplings come in pork, shrimp, crab, and vegetable flavors, and are either made with a thick, rice flour dumpling wrapper or a translucent wheat starch wrapper.
These translucent dumpling wrappers are very difficult to cook precisely, but their flavor along with the dumpling filling is quite satisfying. Cha siu bao are buns with cha siu pork, a sweet and salty barbecued pork cooked into them. For dessert, you can indulge in egg custard tarts, a creamy and delicious treat, mango pudding, sesame seed balls, or red bean paste buns. An exceptionally delicious Chinese dessert is the dou fu hua, which is a soft tofu served in a sweetened ginger flavored soup. For the more adventurous, a dish called "Phoenix Talons" is also served at dim sum restaurants. These are in actuality chicken feet. They are deep-fried, boiled, and sometimes marinated with black bean sauce. They are very tender, and many people enjoy them once they get over the initial shock factor of the chicken feet.
This Asian delicacy has spread across the Atlantic and Pacific Oceans and is now available in various countries throughout the world. It is an especially popular type of food in America, where Americans can get a taste of the delicacies and oddities of the Chinese cuisine. Just remember to get to a restaurant early, because they get busy fast! (Charles bloom - article alley)
See also :
Burger King
Sour Sally
Minggu, 14 November 2010
Warna Logo Burger King
Burger King bentuk salah satu rantai makanan terkemuka di seluruh dunia. Logo Burger King memulai debutnya pada tahun 1967, dan masih hampir apa yang digunakan untuk melihat seperti sebelumnya. Itu dimulai basisnya di Amerika Serikat sebagai Insta Burger King oleh James McLamore dan David Edgerton. Logo Burger King memiliki penampilan yang melingkar dengan sedikit memiringkan font, ditambah digabungkan dengan warna-warna cerah. Desain logo terdiri dari bagian bun dengan font di tengah. Perjalanan dari logo Burger King tetap halus di seluruh. Logo awal adalah dengan roti oker warna dengan disiram biru kusam yang berubah menjadi biru terang dan akhirnya ke yang membosankan lagi. Logo Burger King terakhir hampir melingkar dengan font burgundy.
Elemen Desain Logo Burger King:
Logo Burger King mengilustrasikan gambaran menggoda dan berbuih dari rantai makanan cepat saji, cocok untuk budaya makanan cepat saji di kalangan pemuda. Warna-warna hidup yang digunakan cukup menarik untuk menarik orang.
Bentuk logo Burger King:
Logo burger King datang sebagai sebuah lingkaran miring dengan belahan sanggul di kedua sisi logo dan font yang muncul di tengah, bersama dengan pusaran menggarisbawahi rancangan lengkap. Ini benar-benar mencerminkan sifat dinamis dari rantai makanan.
Warna logo Burger King:
Ketiga warna yang digunakan di logo Burger King berwarna merah, kuning dan biru. Keindahan dari tiga warna primer bentuk motif yang eye-catching cukup untuk menarik semua kelompok umur dengan kasih yang pernah hijau untuk makanan cepat saji.
Font logo Burger King:
Font dari logo Burger King adalah salah satu yang sederhana sekalipun. Berwarna merah, topi-terkunci digabungkan dengan bentuk, logo sangat menonjol serta menarik. Ukuran font dari 'raja' adalah sedikit lebih besar dari 'burger' itu, memuji desain di hampir semua cara.
Logo Burger King, selain menjadi tengara dalam pengakuan rantai makanan cepat saji, juga merupakan salah satu dari beberapa logo yang mampu mempertahankan keseragaman mereka cukup luas dengan berlalunya waktu. Desain, sederhana namun populer adalah diakui di seluruh di antara semua kelompok usia dan juga menjaga kualitas dan reputasi dari rantai makanan. (Famous Logos)
See also :
Sushi
Steak
Elemen Desain Logo Burger King:
Logo Burger King mengilustrasikan gambaran menggoda dan berbuih dari rantai makanan cepat saji, cocok untuk budaya makanan cepat saji di kalangan pemuda. Warna-warna hidup yang digunakan cukup menarik untuk menarik orang.
Bentuk logo Burger King:
Logo burger King datang sebagai sebuah lingkaran miring dengan belahan sanggul di kedua sisi logo dan font yang muncul di tengah, bersama dengan pusaran menggarisbawahi rancangan lengkap. Ini benar-benar mencerminkan sifat dinamis dari rantai makanan.
Warna logo Burger King:
Ketiga warna yang digunakan di logo Burger King berwarna merah, kuning dan biru. Keindahan dari tiga warna primer bentuk motif yang eye-catching cukup untuk menarik semua kelompok umur dengan kasih yang pernah hijau untuk makanan cepat saji.
Font logo Burger King:
Font dari logo Burger King adalah salah satu yang sederhana sekalipun. Berwarna merah, topi-terkunci digabungkan dengan bentuk, logo sangat menonjol serta menarik. Ukuran font dari 'raja' adalah sedikit lebih besar dari 'burger' itu, memuji desain di hampir semua cara.
Logo Burger King, selain menjadi tengara dalam pengakuan rantai makanan cepat saji, juga merupakan salah satu dari beberapa logo yang mampu mempertahankan keseragaman mereka cukup luas dengan berlalunya waktu. Desain, sederhana namun populer adalah diakui di seluruh di antara semua kelompok usia dan juga menjaga kualitas dan reputasi dari rantai makanan. (Famous Logos)
See also :
Sushi
Steak
Jumat, 12 November 2010
Delicious Soto Ojolali
Ever enjoy Soto Bandung? Never say never. Food berkuah mix beef cut into small pieces, sliced radishes, a sprinkling of fried soybean, with a sprinkling of basil sauce nodes plus one special food that inspires a sense of Bandung.
Kuah nodes, that is one characteristic that is owned soto Bandung. While other soup using coconut milk for the gravy sotonya, not so with soto Bandung. Use horseradish as one of the mixed material will not be found in other regions soup menu.
If you read one section in the book by Haryoto Kunto, Face Bandung Bandung Tempoe Doeloe about the culinary, food, this one is a part. Navigate the streets of Jl Cibadak, which is located east of the plaza the city of Bandung, Soto Ojolali established in the 1940s as one conservationist Bandung specialties, soto Bandung. Although the name takes Java language, ojolali (do not forget), does not mean losing a sense of "Bandungnya '.
Soto Karta Endi, that the name originally. According to Soto Ojolali fourth-generation manager, Agus Ward, a name taken from the name of Karta Endi Soto Ojolali first generation of Karta and Endi. I do not know since when, or how its history, the name attached Ojolali Soto. "Some say that the name is derived from our customers," said Agus.
Peddled by traveling around Pasirkaliki, Station, New Market, until at Cibadak. Still in the 40s, Soto Ojolali no longer sold with a round, but in a small tent in later years turned into a restaurant building. In building this restaurant could be seen a portrait of two people who started the business Soto Ojolali the Karta and Endi.
Now, Soto Ojolali already spread across seven locations in the city of Bandung. With the center is still in Jl Cibadak No. 79, soto Bandung fans can find Ojolali Soto Bandung Trade Center, Jl Dr Djunjunan, Jl Ranchi highway, Kopo Square, Metro Trade Center, Yogya Yogya Kepatihan and BIP.
A serving of Soto Ojolali can be obtained at a price of Rp 16 thousand. If you want a half portion can only be found in the center Soto Ojolali namely Jl Cibadak a price of Rp 11,500. In Jl Cibadak, Soto Ojolali already open from pkl 06.00 WIB. This is the most crowded places visited Soto Ojolali fans throughout the day.
Talking about soto Bandung, not only the pleasure sense, any composition of the health side soto Bandung has a lot of nutritional value. Radish for example, plants from this bamboo curtain country contains many beneficial substances such as flavonoids and polyphenols, known as antioxidants. Also contains vitamins A, B1, B2, niacin, calcium, phosphorus, iron and oxalic acid and others. Benefits, for flatulence, dysentery, constipation, cough, overcome influenza, high blood pressure, heart disease, pulmonary tuberculosis and asthma, radishes can prevent cancer, kidney stones and leather puree others.
So also with soy, nuts on this one familiar. Soybeans are rich in protein according to scientific research can prevent the onset of breast cancer if taken early on.
Maybe not just soto Bandung, which have a mixture of rapeseed and soybeans, but it still seems Ojolali Soto said as a dish fit for an unforgettable culinary Bandung. Ojolali yo ..! (Ema / Ern - detikbandung)
See also:
Sour Sally
Burger King
Kuah nodes, that is one characteristic that is owned soto Bandung. While other soup using coconut milk for the gravy sotonya, not so with soto Bandung. Use horseradish as one of the mixed material will not be found in other regions soup menu.
If you read one section in the book by Haryoto Kunto, Face Bandung Bandung Tempoe Doeloe about the culinary, food, this one is a part. Navigate the streets of Jl Cibadak, which is located east of the plaza the city of Bandung, Soto Ojolali established in the 1940s as one conservationist Bandung specialties, soto Bandung. Although the name takes Java language, ojolali (do not forget), does not mean losing a sense of "Bandungnya '.
Soto Karta Endi, that the name originally. According to Soto Ojolali fourth-generation manager, Agus Ward, a name taken from the name of Karta Endi Soto Ojolali first generation of Karta and Endi. I do not know since when, or how its history, the name attached Ojolali Soto. "Some say that the name is derived from our customers," said Agus.
Peddled by traveling around Pasirkaliki, Station, New Market, until at Cibadak. Still in the 40s, Soto Ojolali no longer sold with a round, but in a small tent in later years turned into a restaurant building. In building this restaurant could be seen a portrait of two people who started the business Soto Ojolali the Karta and Endi.
Now, Soto Ojolali already spread across seven locations in the city of Bandung. With the center is still in Jl Cibadak No. 79, soto Bandung fans can find Ojolali Soto Bandung Trade Center, Jl Dr Djunjunan, Jl Ranchi highway, Kopo Square, Metro Trade Center, Yogya Yogya Kepatihan and BIP.
A serving of Soto Ojolali can be obtained at a price of Rp 16 thousand. If you want a half portion can only be found in the center Soto Ojolali namely Jl Cibadak a price of Rp 11,500. In Jl Cibadak, Soto Ojolali already open from pkl 06.00 WIB. This is the most crowded places visited Soto Ojolali fans throughout the day.
Talking about soto Bandung, not only the pleasure sense, any composition of the health side soto Bandung has a lot of nutritional value. Radish for example, plants from this bamboo curtain country contains many beneficial substances such as flavonoids and polyphenols, known as antioxidants. Also contains vitamins A, B1, B2, niacin, calcium, phosphorus, iron and oxalic acid and others. Benefits, for flatulence, dysentery, constipation, cough, overcome influenza, high blood pressure, heart disease, pulmonary tuberculosis and asthma, radishes can prevent cancer, kidney stones and leather puree others.
So also with soy, nuts on this one familiar. Soybeans are rich in protein according to scientific research can prevent the onset of breast cancer if taken early on.
Maybe not just soto Bandung, which have a mixture of rapeseed and soybeans, but it still seems Ojolali Soto said as a dish fit for an unforgettable culinary Bandung. Ojolali yo ..! (Ema / Ern - detikbandung)
See also:
Sour Sally
Burger King
Rabu, 10 November 2010
Sushi Sellers
Sushi is the food of rice and raw seafood is perishable. Food was formed with the hand that is not wearing gloves. Attachment of various kinds of microbes in the Sushi is hard to avoid. Sushi purchased to take home in the summer or in tropical countries should be eaten immediately so as not to cause abdominal pain.
In some countries like the United States, holding, holding food with their bare hands is considered unhygienic. Sushi makers required to wear rubber gloves or plastic. In contrast, the Japanese lose their appetite when seeing maker is making Sushi Sushi while wearing gloves. Nevertheless, the Sushi at supermarkets in Japan are generally made using gloves
Traders Sushi
1. In Japan
In Japanese, Sushi-ya Sushi is the name for traditional sellers who prepare sushi to eat at a place or home delivery. Sushi restaurant with plates of sushi are placed on a conveyor belt called kaitenzushi.
Sushi in the box with plastic tray can be found at the corner of cooked foods supermarket and department store. In addition, sellers often sell fresh fish Sushi. Sushi chain of stores that sell packaged to take home to home can be found throughout Japan.
2. In Indonesia
In some of the leading supermarket, Sushi in containers to take home are often found near the fresh fish. In the restaurant which provides a menu of Japanese food, sushi is often incorporated into the menu along with other Japanese cuisine. (Dakomi - jalanasik)
See also:
Hanamasa
Burger King
In some countries like the United States, holding, holding food with their bare hands is considered unhygienic. Sushi makers required to wear rubber gloves or plastic. In contrast, the Japanese lose their appetite when seeing maker is making Sushi Sushi while wearing gloves. Nevertheless, the Sushi at supermarkets in Japan are generally made using gloves
Traders Sushi
1. In Japan
In Japanese, Sushi-ya Sushi is the name for traditional sellers who prepare sushi to eat at a place or home delivery. Sushi restaurant with plates of sushi are placed on a conveyor belt called kaitenzushi.
Sushi in the box with plastic tray can be found at the corner of cooked foods supermarket and department store. In addition, sellers often sell fresh fish Sushi. Sushi chain of stores that sell packaged to take home to home can be found throughout Japan.
2. In Indonesia
In some of the leading supermarket, Sushi in containers to take home are often found near the fresh fish. In the restaurant which provides a menu of Japanese food, sushi is often incorporated into the menu along with other Japanese cuisine. (Dakomi - jalanasik)
See also:
Hanamasa
Burger King
Selasa, 09 November 2010
Dim Sum yang berasal dari dialek cina
Jangan mengaku penggemar masakan khas China apabila belum kenal kudapan Negeri Tirai Bambu yang disajikan dalam tenong bambu kecil ini. Ukuran kudapan China ini serasi dengan wadahnya yang mungil. Tiap-tiap potongnya cukup untuk porsi sekali santap. Itulah Dim Sum.
Merunut sejarah perkembangan Dim Sum, camilan ala China ini semula merupakan makanan ringan yang disantap sambil minum teh. Biasanya disantap saat sarapan dan teman minum teh di sore hari. Dim Sum diketahui berasal dan berkembang luas di daratan China bagian selatan. “Dim Sum berarti makanan ringan. Penyebutan Dim Sum berasal dari dialek China Kanton,” terang Christopher, manajer Diamond Restaurant.
Lantaran diperuntukkan sebagai hidangan ringan di pagi dan sore hari, porsi Dim Sum sengaja dibuat mini, agar lebih praktis. Pemilihan penyajian dengan tenong bambu berukuran kecil pun sengaja dipilih karena dianggap lebih praktis untuk persiapan. Cukup dihangatkan sebentar, maka Dim Sum pun siap disantap.
Konon, di negara asalnya, variasi menu Dim Sum sangat beragam, jumlahnya bisa mencapai ribuan jenis. “Tiap daerah memiliki menu Dim Sum masing-masing. Ditambah lagi, beberapa menu baru hasil kreasi para juru masak. Jumlah menu Dim Sum kini mungkin sudah mencapai ribuan jenis,” taksir Christoper.
Menu Dim Sum memang didominasi makanan yang dikukus, namun ada pula menu Dim Sum yang digoreng dan dipanggang, meski variasinya lebih sedikit. Yang seolah menjadi menu wajib pengudap Dim Sum antara lain hakau yaitu daging udang utuh yang dibungkus kulit hakau bening, juga siomay atau kaica isi daging ayam, jamur, baby corn dan udang yang diselimuti dengan kulit tahu.
Untuk menu Dim Sum yang digoreng, ada variasi lumpia atau cumi rambutan. Sementara menu Dim Sum panggang yang paling terkenal adalah tar telur, berbentuk seperti pai dengan adonan manis dari telur di bagian tengahnya. “Pada dasarnya, Dim Sum merupakan makanan sehat karena sebagian besar menu Dim Sum diolah dengan cara kukus,” ungkap Deasy Christina dari Orient International Restaurant. (Esmasari Widyaningtyas, Fetty Permatasari - Solopos)
Lihat juga :
Burger King
Sate
Merunut sejarah perkembangan Dim Sum, camilan ala China ini semula merupakan makanan ringan yang disantap sambil minum teh. Biasanya disantap saat sarapan dan teman minum teh di sore hari. Dim Sum diketahui berasal dan berkembang luas di daratan China bagian selatan. “Dim Sum berarti makanan ringan. Penyebutan Dim Sum berasal dari dialek China Kanton,” terang Christopher, manajer Diamond Restaurant.
Lantaran diperuntukkan sebagai hidangan ringan di pagi dan sore hari, porsi Dim Sum sengaja dibuat mini, agar lebih praktis. Pemilihan penyajian dengan tenong bambu berukuran kecil pun sengaja dipilih karena dianggap lebih praktis untuk persiapan. Cukup dihangatkan sebentar, maka Dim Sum pun siap disantap.
Konon, di negara asalnya, variasi menu Dim Sum sangat beragam, jumlahnya bisa mencapai ribuan jenis. “Tiap daerah memiliki menu Dim Sum masing-masing. Ditambah lagi, beberapa menu baru hasil kreasi para juru masak. Jumlah menu Dim Sum kini mungkin sudah mencapai ribuan jenis,” taksir Christoper.
Menu Dim Sum memang didominasi makanan yang dikukus, namun ada pula menu Dim Sum yang digoreng dan dipanggang, meski variasinya lebih sedikit. Yang seolah menjadi menu wajib pengudap Dim Sum antara lain hakau yaitu daging udang utuh yang dibungkus kulit hakau bening, juga siomay atau kaica isi daging ayam, jamur, baby corn dan udang yang diselimuti dengan kulit tahu.
Untuk menu Dim Sum yang digoreng, ada variasi lumpia atau cumi rambutan. Sementara menu Dim Sum panggang yang paling terkenal adalah tar telur, berbentuk seperti pai dengan adonan manis dari telur di bagian tengahnya. “Pada dasarnya, Dim Sum merupakan makanan sehat karena sebagian besar menu Dim Sum diolah dengan cara kukus,” ungkap Deasy Christina dari Orient International Restaurant. (Esmasari Widyaningtyas, Fetty Permatasari - Solopos)
Lihat juga :
Burger King
Sate
Senin, 08 November 2010
Sour Sally Pembukaan di Bali
Penganan sehat kini menjadi pilihan untuk gaya hidup sehat. Salah satu penganan sehat yang diincar adalah frozen yogurt (fro-yo) buatan Sour Sally. Sour Sally Fro-Yo diolah dari susu fermentasi dengan kualitas terbaik dari Amerika Serikat.
Fro-Yo ini tersedia dalam empat rasa, plain original, green tea, pinklicious, dan melon mint. Buah-buahan yang digunakan sebagai topping pun memanfaatkan buah segar tanpa bahan pengawet. Rasa yang unik karena perpaduan asam-manis yang segar sangat pas, segar, ringan dan thrilling membuat orang ingin terus mencoba.
Rasa Sour Sally Fro-Yo ini juga tidak membuat eneg. Sour Sally pertama kali di buka di Senayan City, Jakarta, 15 Mei 2008. Antrian luar biasa di outlet pertama ini menandakan revolusi baru gaya hidup di Indonesia, penganan menyehatan berujung gaya hidup.
Sour Sally selain bisa membuat antrian panjang juga berhasil menggandeng dua film box office Sony Pictures International, “Pink Panther 2 The Movie” dan “Cloudy with a Chance of Meatbals”.
Donny Pramono Ie, founder dan owner Sour Sally Frozen Yogurt mengaku bangga karena brand yang ia ciptakan itu berhasil menggandeng dua film box office.
Kehadiran Sour Sally juga menjadi pelopor fro-yo membawa dampak healty lifestyle habit.Sour Sally kini sudah hadir di Bali Mall Galeria (sejak November 2009) dan Discover di Bali.
“Kami ingin melayani penggemar yogurt sekaligus yang ingin menikmati gaya hidup sehat. Kehadiran kami di Bali juga sebagai wujud komitmen untuk selalu dekat dengan para sahabat,” ujar Donny. (dub - berita bali)
Lihat juga :
Hanamasa
Burger King
Fro-Yo ini tersedia dalam empat rasa, plain original, green tea, pinklicious, dan melon mint. Buah-buahan yang digunakan sebagai topping pun memanfaatkan buah segar tanpa bahan pengawet. Rasa yang unik karena perpaduan asam-manis yang segar sangat pas, segar, ringan dan thrilling membuat orang ingin terus mencoba.
Rasa Sour Sally Fro-Yo ini juga tidak membuat eneg. Sour Sally pertama kali di buka di Senayan City, Jakarta, 15 Mei 2008. Antrian luar biasa di outlet pertama ini menandakan revolusi baru gaya hidup di Indonesia, penganan menyehatan berujung gaya hidup.
Sour Sally selain bisa membuat antrian panjang juga berhasil menggandeng dua film box office Sony Pictures International, “Pink Panther 2 The Movie” dan “Cloudy with a Chance of Meatbals”.
Donny Pramono Ie, founder dan owner Sour Sally Frozen Yogurt mengaku bangga karena brand yang ia ciptakan itu berhasil menggandeng dua film box office.
Kehadiran Sour Sally juga menjadi pelopor fro-yo membawa dampak healty lifestyle habit.Sour Sally kini sudah hadir di Bali Mall Galeria (sejak November 2009) dan Discover di Bali.
“Kami ingin melayani penggemar yogurt sekaligus yang ingin menikmati gaya hidup sehat. Kehadiran kami di Bali juga sebagai wujud komitmen untuk selalu dekat dengan para sahabat,” ujar Donny. (dub - berita bali)
Lihat juga :
Hanamasa
Burger King
Minggu, 07 November 2010
Sate Landak
Pernah mencoba Sate Landak? Bagi kebanyakan orang, landak atau Hedgehog porcupine yang sekujur tubuhnya dipenuhi duri tak lebih dari sekadar hewan perusak hasil perkebunan yang mesti dimusnahkan. Namun, di tangan salah seorang warga Matesih, Sukatno, 68, landak disulap menjadi Sate dengan harga per porsi Rp 20.000.
Rasanya? Para penggemar daging-dagingan dijamin akan merasakan sensasi tersendiri kala mengunyah olahan daging . Tekstur dan warna dagingnya mirip daging kambing. Bedanya, daging landak lebih empuk dan tidak berbau apak.
Tak ayal, semakin lama peminat Sate landak terus bertambah. Bahkan, tak hanya dilirik wisatawan nusantara, tetapi sejumlah wisatawan mancanegara pun terpesona rasa menu eksentrik itu. “Apalagi khasiat daging landak juga banyak sekali,” tutur pemilik warung Gunung Lawu spesial penyedia Sate landak, Jl Tawangmangu Matesih km 2, Sukatno.
Di antaranya, kata Sukatno berkhasiat menyembuhkan penyakit gatal, asma serta untuk menjaga vitalitas tubuh. Selain di Sate, daging landak juga yummy dimasak tongseng ataupun rica-rica. “Khusus rica-rica biasanya menggunakan daging kepala landak,” ujar lelaki yang empat tahun lalu menerima penghargaan Muri sebagai pelopor Sate landak di Indonesia.
Selain Sate landak, Sukatno juga menyajikan menu unik lainnya. Seperti Sate biawak dan sate tupai. Tetapi, kata Sukatno di antara menu-menu uniknya itu, menurutnya Sate landak tetap yang paling nikmat. Apalagi jika menyantapnya ditemani dengan segelas bir plethok. Minuman 100% bebas alkohol yang terbuat dari 12 macam rempah-rempah.
Warna minuman yang per gelasnya dijual Rp 3.000 itu kuning kemerahan. Rasanya mantap. Aroma jahe dan kayu secang terasa dominan. Mirip wedang uwuh khas Imogiri Bantul. Bedanya, bir plethok disajikan tanpa disertai uwuh atau sampah rempah-rempahnya. “Bir plethok juga tak kalah banyak khasiatnya untuk menjaga kesehatan,” tandas kakek empat cucu ini. (Fetty Permatasari - Solo pos)
Lihat juga :
Hanamasa
Burger King
Rasanya? Para penggemar daging-dagingan dijamin akan merasakan sensasi tersendiri kala mengunyah olahan daging . Tekstur dan warna dagingnya mirip daging kambing. Bedanya, daging landak lebih empuk dan tidak berbau apak.
Tak ayal, semakin lama peminat Sate landak terus bertambah. Bahkan, tak hanya dilirik wisatawan nusantara, tetapi sejumlah wisatawan mancanegara pun terpesona rasa menu eksentrik itu. “Apalagi khasiat daging landak juga banyak sekali,” tutur pemilik warung Gunung Lawu spesial penyedia Sate landak, Jl Tawangmangu Matesih km 2, Sukatno.
Di antaranya, kata Sukatno berkhasiat menyembuhkan penyakit gatal, asma serta untuk menjaga vitalitas tubuh. Selain di Sate, daging landak juga yummy dimasak tongseng ataupun rica-rica. “Khusus rica-rica biasanya menggunakan daging kepala landak,” ujar lelaki yang empat tahun lalu menerima penghargaan Muri sebagai pelopor Sate landak di Indonesia.
Selain Sate landak, Sukatno juga menyajikan menu unik lainnya. Seperti Sate biawak dan sate tupai. Tetapi, kata Sukatno di antara menu-menu uniknya itu, menurutnya Sate landak tetap yang paling nikmat. Apalagi jika menyantapnya ditemani dengan segelas bir plethok. Minuman 100% bebas alkohol yang terbuat dari 12 macam rempah-rempah.
Warna minuman yang per gelasnya dijual Rp 3.000 itu kuning kemerahan. Rasanya mantap. Aroma jahe dan kayu secang terasa dominan. Mirip wedang uwuh khas Imogiri Bantul. Bedanya, bir plethok disajikan tanpa disertai uwuh atau sampah rempah-rempahnya. “Bir plethok juga tak kalah banyak khasiatnya untuk menjaga kesehatan,” tandas kakek empat cucu ini. (Fetty Permatasari - Solo pos)
Lihat juga :
Hanamasa
Burger King
Kamis, 04 November 2010
R&B, restoran steak
Satu lagi restoran dengan konsep unik. Mungkin selama ini Anda sudah pernah mengenal toko daging Indoguna di Pasar Santa, Jakarta Selatan. Tanpa banyak woro-woro, Indoguna ternyata juga sudah punya cabang di Yogyakarta sejak dua tahun yang silam. Bahkan lebih istimewa! Soalnya, di cabang Yogya ini, Indoguna tak hanya punya toko daging dan berbagai bahan pangan terproses, melainkan juga punya restoran yang - tentu saja - menampilkan Steak sebagai sajian utama.
Restoran ini bernama R&B. Tempatnya casual dan cozy. Kita serasa seperti di teras belakang rumah menghadap taman yang ditata asri. Setiap malam selalu ada live music yang membuat suasana semakin hangat. Ketika terakhir saya datang ke sana, band-nya terdiri atas seorang pemain piano, seorang pemain biola cantik, dan seorang penyanyi sexy yang menampilkan berbagai nomor soft jazz.
Harga Steak-nya cukup mahal untuk ukuran Yogyakarta, tetapi pastilah dianggap reasonable bagi tamu yang datang dari Jakarta. Sesuai dengan reputasi Indoguna Meat & Groceries sebagai penyedia daging impor berkualitas dengan harga miring, R&B Grill pun tampaknya mengikuti pola pricing yang sama.
Steak dari Australian Prime Black Angus dapat kita peroleh di sini dengan harga Rp 135 ribu (350 gram T-Bone). Sedangkan untuk potongan daging tenderloin impor dari AS seharga Rp 165 ribu. Tetapi, kebanyakan tamu justru langsung memesan ribeye, sirloin, atau tenderloin dari Wagyu yang dibandrol dengan harga Rp 175-205 ribu. Cukup murah untuk daging Wagyu grade 9.
Setiap porsi Steak datang dengan garlic bread berukuran jumbo, pilihan kentang (mashed potato, French fries, wedges), dan sayur. Sepotong herb butter meleleh di atas Steak yang tampak juicy. Jenis sausnya pun dapat dipilih dari: black pepper, mushroom, atau barbeque.
Untuk porsi yang lebih ringan, pilihannya adalah burger (giant Rp 37 ribu, wagyu Rp 65 ribu), atau Steak sandwich (Rp 37 ribu). Tersedia juga berbagai jenis sandwich dengan isi smoked turkey, pastrami, atau smoked salmon. Istimewanya, rotinya boleh dipilih dari berbagai jenis, seperti: Turkish, baguette, atau focaccia.
Bila Anda bukan tipe penyuka daging, bisa dipilih pasta (penne, fettucinne, fusilli, dan lain-lain) yang dapat dimasak dengan cara alfredo, pomodoro, bolognaise, basil pesto, atau aglio-olio-peperoncino. Harus diakui, standar R&B Grill sudah setara dengan berbagai kafe modern di Jakarta dan Bali yang mematok standar penyajian dan citarasa internasional.
Ditinjau dari jumlah tamu yang selalu meramaikan tempat ini setiap malam, tampaknya R&B memang sudah berhasil memenuhi semboyannya sendiri sebagai "The Best Steak in Town". (Bondan Winarno - detikfood)
Lihat juga :
Burger King
Sour Sally
Restoran ini bernama R&B. Tempatnya casual dan cozy. Kita serasa seperti di teras belakang rumah menghadap taman yang ditata asri. Setiap malam selalu ada live music yang membuat suasana semakin hangat. Ketika terakhir saya datang ke sana, band-nya terdiri atas seorang pemain piano, seorang pemain biola cantik, dan seorang penyanyi sexy yang menampilkan berbagai nomor soft jazz.
Harga Steak-nya cukup mahal untuk ukuran Yogyakarta, tetapi pastilah dianggap reasonable bagi tamu yang datang dari Jakarta. Sesuai dengan reputasi Indoguna Meat & Groceries sebagai penyedia daging impor berkualitas dengan harga miring, R&B Grill pun tampaknya mengikuti pola pricing yang sama.
Steak dari Australian Prime Black Angus dapat kita peroleh di sini dengan harga Rp 135 ribu (350 gram T-Bone). Sedangkan untuk potongan daging tenderloin impor dari AS seharga Rp 165 ribu. Tetapi, kebanyakan tamu justru langsung memesan ribeye, sirloin, atau tenderloin dari Wagyu yang dibandrol dengan harga Rp 175-205 ribu. Cukup murah untuk daging Wagyu grade 9.
Setiap porsi Steak datang dengan garlic bread berukuran jumbo, pilihan kentang (mashed potato, French fries, wedges), dan sayur. Sepotong herb butter meleleh di atas Steak yang tampak juicy. Jenis sausnya pun dapat dipilih dari: black pepper, mushroom, atau barbeque.
Untuk porsi yang lebih ringan, pilihannya adalah burger (giant Rp 37 ribu, wagyu Rp 65 ribu), atau Steak sandwich (Rp 37 ribu). Tersedia juga berbagai jenis sandwich dengan isi smoked turkey, pastrami, atau smoked salmon. Istimewanya, rotinya boleh dipilih dari berbagai jenis, seperti: Turkish, baguette, atau focaccia.
Bila Anda bukan tipe penyuka daging, bisa dipilih pasta (penne, fettucinne, fusilli, dan lain-lain) yang dapat dimasak dengan cara alfredo, pomodoro, bolognaise, basil pesto, atau aglio-olio-peperoncino. Harus diakui, standar R&B Grill sudah setara dengan berbagai kafe modern di Jakarta dan Bali yang mematok standar penyajian dan citarasa internasional.
Ditinjau dari jumlah tamu yang selalu meramaikan tempat ini setiap malam, tampaknya R&B memang sudah berhasil memenuhi semboyannya sendiri sebagai "The Best Steak in Town". (Bondan Winarno - detikfood)
Lihat juga :
Burger King
Sour Sally
Rabu, 03 November 2010
Tahapan untuk Menjadi Sushi Chef
Untuk menjadi seorang Sushi chef, harus melewati tahap-tahap yang cukup rumit. Di Jepang sendiri, diperlukan waktu sekitar 10 tahun untuk menjadi seorang Sushi chef. Adapun tahap-tahapnya yaitu, sebagai Sushi helper, Sushi cook, kemudian barulah ia mendapat title Sushi chef. Biasanya seseorang yang berminat menjadi Sushi chef, berguru seperti halnya dalam dunia persilatan.
Fase Sushi helper melipu1ti peraturan-peraturan dapur (kitchen) untuk keamanan pekerjaan maupun makanan, penguasaan menu, jenis-jenis ikan, jenis-jenis makanan, dan istilah-istilah yang digunakan. Pada tahap ini seorang Sushi helper mulai belajar untuk membuat roll, memasak nasi, mengasah pisau, memotong serta penguasaan teknik merawat sayur-sayuran.
Setelah melewati fase Sushi helper, barulah diberi titel Sushi cook. Di fase inilah Sushi cook mempelajari teknik dasar memasak, memotong ikan, memilih ikan, teknik pembuatan nigiri, sashimi, teknik penyajian, teknik membuat tamago (telur yang dimasak berlapis-lapis), dan teknik merawat ikan.
Dalam fase ini, kadang kala mereka mengikuti kursus merangkai bunga untuk mengetahui dasar-dasar teknik penyajian dan komposisi warna.
Dalam fase ini, seorang Sushi cook mulai dituntut untuk mempelajari dan memahami secara mendalam segala hal yang berkaitan dengan manajemen restoran seperti preparasi, pembuatan jadwal, dan teknik pembelian bahan-bahan.
Setelah melewati fase cook Sushi, biasanya sang guru mengizinkan anak didiknya untuk berguru kepada rekannya untuk mengetahui teknik-teknik lain. Apabila sudah memahami beragam teknik, maka ia pun siap untuk memimpin suatu Sushi bar dan diberi gelar Sushi chef. (Sinar Harapan - Toar Christoper)
Lihat juga :
Burger King
Hanamasa
Fase Sushi helper melipu1ti peraturan-peraturan dapur (kitchen) untuk keamanan pekerjaan maupun makanan, penguasaan menu, jenis-jenis ikan, jenis-jenis makanan, dan istilah-istilah yang digunakan. Pada tahap ini seorang Sushi helper mulai belajar untuk membuat roll, memasak nasi, mengasah pisau, memotong serta penguasaan teknik merawat sayur-sayuran.
Setelah melewati fase Sushi helper, barulah diberi titel Sushi cook. Di fase inilah Sushi cook mempelajari teknik dasar memasak, memotong ikan, memilih ikan, teknik pembuatan nigiri, sashimi, teknik penyajian, teknik membuat tamago (telur yang dimasak berlapis-lapis), dan teknik merawat ikan.
Dalam fase ini, kadang kala mereka mengikuti kursus merangkai bunga untuk mengetahui dasar-dasar teknik penyajian dan komposisi warna.
Dalam fase ini, seorang Sushi cook mulai dituntut untuk mempelajari dan memahami secara mendalam segala hal yang berkaitan dengan manajemen restoran seperti preparasi, pembuatan jadwal, dan teknik pembelian bahan-bahan.
Setelah melewati fase cook Sushi, biasanya sang guru mengizinkan anak didiknya untuk berguru kepada rekannya untuk mengetahui teknik-teknik lain. Apabila sudah memahami beragam teknik, maka ia pun siap untuk memimpin suatu Sushi bar dan diberi gelar Sushi chef. (Sinar Harapan - Toar Christoper)
Lihat juga :
Burger King
Hanamasa
Artis Jepang yang Suka Sate Kambing
Indonesia memiliki segudang warisan kuliner yang nikmat untuk disantap. Bukan hanya orang Indonesia yang dibuat ketagihan makanan Nusantara, artis asal Jepang Erika Kirihara pun demikian.
Pemain film 'Arisan Brondong' itu mengungkapkan kalau ia suka sekali menyantap Sate kambing. Tekstur daging kambing serta bumbu pelengkap yang khas yang membuat Erika ketagihan.
"Enak, enak, Sate kambing enak," jelasnya saat melakukan santap malam bersama detikhot di kantor detikcom, Jl Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2010).
Erika mengatakan di tanah kelahirannya, kambing tidak dijual. Otomatis makanan dari daging kambing pun tidak akan ditemukan di restoran-restoran di Jepang. Tak heran saat ditawari menu Sate kambing oleh detikhot untuk makan malamnya, Erika tak menolaknya.
Ketika Erika berkunjung ke Jakarta pada Desember 2009 lalu untuk keperluan syuting film 'Arisan Brondong, ia ditawari oleh Maxima Pictures makanan Sate kambing. Maxima Pictures adalah rumah produksi yang mengontrak Erika untuk bermain di film 'Arisan Brondong'.
Selain Sate kambing, perempuan kelahiran 15 Desember 1987 tersebut juga menggemari nasi goreng dengan telur ceploknya. Makanan yang menjadi santapan bagi kebanyakan orang Indonesia tersebut dinilai Erika unik.
Jika cowok Indonesia, Sate kambing dan nasi goreng membuat Erika tertarik, tidak dengan cuaca di Jakarta. Menurutnya udara di Jakarta sangat panas.
"Sangat panas di sini, berbeda sekali dengan di Tokyo," tuturnya.
Selain panas, Erika juga tak tahan dengan kemacetan dan polusi di Jakarta. Tak heran selama di Jakarta ia jarang keluar hotel di siang hari dan lebih memilih untuk jalan-jalan saat matahari mulai tergelincir di ufuk barat.(fjr/fjr - detikhot)
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
Pemain film 'Arisan Brondong' itu mengungkapkan kalau ia suka sekali menyantap Sate kambing. Tekstur daging kambing serta bumbu pelengkap yang khas yang membuat Erika ketagihan.
"Enak, enak, Sate kambing enak," jelasnya saat melakukan santap malam bersama detikhot di kantor detikcom, Jl Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2010).
Erika mengatakan di tanah kelahirannya, kambing tidak dijual. Otomatis makanan dari daging kambing pun tidak akan ditemukan di restoran-restoran di Jepang. Tak heran saat ditawari menu Sate kambing oleh detikhot untuk makan malamnya, Erika tak menolaknya.
Ketika Erika berkunjung ke Jakarta pada Desember 2009 lalu untuk keperluan syuting film 'Arisan Brondong, ia ditawari oleh Maxima Pictures makanan Sate kambing. Maxima Pictures adalah rumah produksi yang mengontrak Erika untuk bermain di film 'Arisan Brondong'.
Selain Sate kambing, perempuan kelahiran 15 Desember 1987 tersebut juga menggemari nasi goreng dengan telur ceploknya. Makanan yang menjadi santapan bagi kebanyakan orang Indonesia tersebut dinilai Erika unik.
Jika cowok Indonesia, Sate kambing dan nasi goreng membuat Erika tertarik, tidak dengan cuaca di Jakarta. Menurutnya udara di Jakarta sangat panas.
"Sangat panas di sini, berbeda sekali dengan di Tokyo," tuturnya.
Selain panas, Erika juga tak tahan dengan kemacetan dan polusi di Jakarta. Tak heran selama di Jakarta ia jarang keluar hotel di siang hari dan lebih memilih untuk jalan-jalan saat matahari mulai tergelincir di ufuk barat.(fjr/fjr - detikhot)
Lihat juga:
Sour Sally
Burger King
Bahan-bahan untuk bikin Sushi
Hari ini budidaya nori adalah industri yang sangat makmur di Jepang. Mil dari jaring bambu terendam dalam lubang di pantai Jepang untuk menyediakan lapangan pertumbuhan spora nori. Pada akhir musim tanam pada awal April, spora sehat dipilih dari jaring dan diangkut ke Prefectorial Pusat Pembibitan. Di sana, mereka dicampur dengan suspensi cairan dan disemprotkan ke cangkang tiram bersih. Dibutuhkan 1,5 ton bibit porphyra untuk mengisi 20.000 kerang.
Kerang ditangguhkan dari tali menutupi tongkat bambu di atas tangki besar air yang diadakan di 50-60 ° F (10-15 ° C). Dinding dan atap pusat penyemaian yang dilapisi dengan jendela bertirai sehingga intensitas panas dapat dipantau. Benih dibiarkan berkecambah sepanjang musim panas dan awal musim gugur. Tanaman yang dipanen, dicuci dengan air laut, kemudian dengan air segar. Mereka kemudian dikeringkan menjadi lembaran.
Meskipun berbagai macam makanan laut yang digunakan dalam gulungan Sushi, termasuk udang (ebi), kepiting (Kani), dan salmon (sake), tuna (maguro) adalah yang paling populer. Pasar tuna sirip biru sangat kompetitif. Tokyo Tsukiji pasar menetapkan harga pasar dan menangkap hari adalah dilelang kepada penawar tertinggi. Calon pembeli ekstrak sampel kecil dari daging ikan untuk menguji untuk warna dan kadar lemak. Dalam rangka dipertimbangkan untuk sushi, tuna harus memenuhi "kata" atau persyaratan bentuk ideal yang berkaitan dengan warna, tekstur, kadar lemak, dan bentuk tubuh.
Sementara Jepang tetap menjadi pusat untuk memancing tuna, ini adalah industri juga besar di Atlantik Utara dan di Laut Mediterania. Namun, teknik Jepang begitu sangat dihormati bahwa para ahli dari negara yang sering direkrut untuk memberikan saran mengenai hal-hal penangkapan, penanganan, dan pengepakan. kertas Jepang khusus digunakan untuk membungkus ikan sebelum diletakkan di atas es. Ikan dikirim seluruh ke Jepang untuk menjadi diiris dan dipangkas. Hal ini tidak biasa untuk tuna yang akan tertangkap di New England, dikirim ke Jepang untuk pengolahan, dan kemudian dikirim kembali ke sebuah restoran di Boston.
Cuka yang digunakan dalam gulungan sushi dan sushi dibuat dari beras yang difermentasi. Hal ini kemudian dituangkan hemat ke beras yang akan digunakan dalam sushi roll.
Wasabi, juga dikenal sebagai lobak Cina, adalah bahan yang umum dalam gulungan sushi. Sulit untuk mengolah, tumbuh terbaik di sisi utara lembah pegunungan teduh dekat berjalan dingin sungai. Wasabi dapat mengambil dua sampai tiga tahun untuk akar dimakan untuk dewasa. Hal ini disiapkan segar, bubuk, dan / atau sebagai pasta.
Kecap terbuat dari kacang kedelai fermentasi, panggang gandum, jelai, garam, dan air. Ini mungkin dibeli dari pemasok luar, atau diolah di pabrik yang sama yang menghasilkan gulungan sushi.
jahe segar adalah salah satu rempah-rempah yang paling umum digunakan dengan penyusunan gulungan sushi. Hal ini juga dapat dibeli dari sumber luar atau dibudidayakan di-rumah.
bahan nabati sangat beragam seperti hidangan sea food, tetapi bisa termasuk mentimun, alpukat, dan bayam. Sayuran yang dapat dibeli dari vendor luar. (Madehow)
Lihat juga:
Burger King
Sour Sally
Kerang ditangguhkan dari tali menutupi tongkat bambu di atas tangki besar air yang diadakan di 50-60 ° F (10-15 ° C). Dinding dan atap pusat penyemaian yang dilapisi dengan jendela bertirai sehingga intensitas panas dapat dipantau. Benih dibiarkan berkecambah sepanjang musim panas dan awal musim gugur. Tanaman yang dipanen, dicuci dengan air laut, kemudian dengan air segar. Mereka kemudian dikeringkan menjadi lembaran.
Meskipun berbagai macam makanan laut yang digunakan dalam gulungan Sushi, termasuk udang (ebi), kepiting (Kani), dan salmon (sake), tuna (maguro) adalah yang paling populer. Pasar tuna sirip biru sangat kompetitif. Tokyo Tsukiji pasar menetapkan harga pasar dan menangkap hari adalah dilelang kepada penawar tertinggi. Calon pembeli ekstrak sampel kecil dari daging ikan untuk menguji untuk warna dan kadar lemak. Dalam rangka dipertimbangkan untuk sushi, tuna harus memenuhi "kata" atau persyaratan bentuk ideal yang berkaitan dengan warna, tekstur, kadar lemak, dan bentuk tubuh.
Sementara Jepang tetap menjadi pusat untuk memancing tuna, ini adalah industri juga besar di Atlantik Utara dan di Laut Mediterania. Namun, teknik Jepang begitu sangat dihormati bahwa para ahli dari negara yang sering direkrut untuk memberikan saran mengenai hal-hal penangkapan, penanganan, dan pengepakan. kertas Jepang khusus digunakan untuk membungkus ikan sebelum diletakkan di atas es. Ikan dikirim seluruh ke Jepang untuk menjadi diiris dan dipangkas. Hal ini tidak biasa untuk tuna yang akan tertangkap di New England, dikirim ke Jepang untuk pengolahan, dan kemudian dikirim kembali ke sebuah restoran di Boston.
Cuka yang digunakan dalam gulungan sushi dan sushi dibuat dari beras yang difermentasi. Hal ini kemudian dituangkan hemat ke beras yang akan digunakan dalam sushi roll.
Wasabi, juga dikenal sebagai lobak Cina, adalah bahan yang umum dalam gulungan sushi. Sulit untuk mengolah, tumbuh terbaik di sisi utara lembah pegunungan teduh dekat berjalan dingin sungai. Wasabi dapat mengambil dua sampai tiga tahun untuk akar dimakan untuk dewasa. Hal ini disiapkan segar, bubuk, dan / atau sebagai pasta.
Kecap terbuat dari kacang kedelai fermentasi, panggang gandum, jelai, garam, dan air. Ini mungkin dibeli dari pemasok luar, atau diolah di pabrik yang sama yang menghasilkan gulungan sushi.
jahe segar adalah salah satu rempah-rempah yang paling umum digunakan dengan penyusunan gulungan sushi. Hal ini juga dapat dibeli dari sumber luar atau dibudidayakan di-rumah.
bahan nabati sangat beragam seperti hidangan sea food, tetapi bisa termasuk mentimun, alpukat, dan bayam. Sayuran yang dapat dibeli dari vendor luar. (Madehow)
Lihat juga:
Burger King
Sour Sally
Minggu, 31 Oktober 2010
BK, rantai global restoran burger
Burger King (NYSE: BKC), sering disingkat BK, adalah rantai global restoran hamburger cepat saji yang berkantor pusat di Miami-Dade County sama operasi, Florida, Amerika Serikat. Perusahaan mulai sebagai rantai, restoran Jacksonville berbasis di Florida pada tahun 1953. Awalnya disebut Insta-Burger King, itu dimiliki dan dioperasikan oleh Keith J. Kramer dan paman istrinya, Matthew Burns. Setelah perusahaan mengalami kesulitan keuangan pada tahun 1955, dua waralaba berbasis Miami, David Edgerton dan James McLamore, membeli perusahaan dan dinamai kembali itu Burger King. Sejak saat itu, perusahaan telah menggunakan beberapa variasi waralaba untuk memperluas operasinya.
Burger King Holdings adalah perusahaan induk dari Burger King, di Amerika Serikat, beroperasi di bawah judul Nama Burger King sedangkan internasional itu beroperasi di bawah bendera Burger King Corporation. Ini adalah sebuah perusahaan publik dengan perusahaan investasi TPG Capital, Bain Capital, dan Goldman Sachs Capital Partners, yang secara kolektif memiliki sekitar 31% dari perusahaan. Pada tanggal 2 September 2010, ia mengumumkan bahwa perusahaan telah menerima tawaran pembelian dari 3G Capital, sebuah perusahaan yang didukung oleh miliarder Brasil Jorge Paulo Lemann, Marcel Telles dan Carlos Alberto Sicupira, dalam sebuah kesepakatan senilai $ 3.26bn.
Pada akhir tahun fiskal 2009, Burger King melaporkan bahwa ada lebih dari 12.000 outlet di 73 negara, 66% berada di Amerika Serikat dan 90% adalah milik swasta dan dioperasikan. Perusahaan ini memiliki lebih dari 37.000 karyawan yang melayani sekitar 11,4 juta pelanggan setiap hari. Di Amerika Utara,. waralaba dilisensikan pada basis per toko, sedangkan di beberapa lokasi internasional lisensi dijual secara regional dengan waralaba yang memiliki hak eksklusif untuk pengembangan daerah atau negara. Ini waralaba daerah ini dikenal sebagai waralaba master, dan bertanggung jawab untuk membuka restoran baru, lisensi operator partai baru ketiga, dan melakukan pengawasan standar semua lokasi restoran di negara-negara, contoh terbesar dari sebuah waralaba master adalah Hungry Jack, yang secara eksklusif memiliki, mengoperasikan atau sub-lisensi lebih dari 300 restoran di Australia.
The Burger King menu telah berkembang dari penawaran dasar burger, kentang goreng, soda dan milkshake pada tahun 1954, untuk satu set, lebih besar lebih beragam penawaran yang mencakup beberapa variasi ayam, ikan, salad dan sarapan. The Whopper, sandwich yang kemudian menjadi produk tanda tangan Burger King, adalah penambahan besar pertama ke menu oleh McLamore pada tahun 1957. Tidak semua perkenalan memiliki keberhasilan Whopper; BK telah memperkenalkan banyak produk yang gagal menangkap di pasar.
Beberapa produk yang telah gagal di AS telah melihat sukses di pasar luar negeri, di mana BK juga telah dirancang menu untuk selera daerah.
Perusahaan "Golden Age" dari iklan adalah selama tahun 1970-an ketika memperkenalkan maskot Sihir Burger King, jingle berkesan, dan slogan terkenal dan beberapa diparodikan. Dimulai pada awal 1980-an, iklan yang mulai kehilangan fokus; serangkaian kurang kampanye iklan yang berhasil dibuat oleh berbagai lembaga berlanjut selama dua dekade berikutnya. Pada tahun 2003, Burger King mulai resuscitating iklan sekarat dengan mempekerjakan biro iklan Miami berbasis Crispin Porter + Bogusky (CP + B). Mereka benar-benar reorganisasi iklan Burger King dengan serangkaian iklan baru berpusat pada karakter Burger King menghidupkan kembali Sihir. (wikipedia)
Lihat juga : Sate, Sushi
Burger King Holdings adalah perusahaan induk dari Burger King, di Amerika Serikat, beroperasi di bawah judul Nama Burger King sedangkan internasional itu beroperasi di bawah bendera Burger King Corporation. Ini adalah sebuah perusahaan publik dengan perusahaan investasi TPG Capital, Bain Capital, dan Goldman Sachs Capital Partners, yang secara kolektif memiliki sekitar 31% dari perusahaan. Pada tanggal 2 September 2010, ia mengumumkan bahwa perusahaan telah menerima tawaran pembelian dari 3G Capital, sebuah perusahaan yang didukung oleh miliarder Brasil Jorge Paulo Lemann, Marcel Telles dan Carlos Alberto Sicupira, dalam sebuah kesepakatan senilai $ 3.26bn.
Pada akhir tahun fiskal 2009, Burger King melaporkan bahwa ada lebih dari 12.000 outlet di 73 negara, 66% berada di Amerika Serikat dan 90% adalah milik swasta dan dioperasikan. Perusahaan ini memiliki lebih dari 37.000 karyawan yang melayani sekitar 11,4 juta pelanggan setiap hari. Di Amerika Utara,. waralaba dilisensikan pada basis per toko, sedangkan di beberapa lokasi internasional lisensi dijual secara regional dengan waralaba yang memiliki hak eksklusif untuk pengembangan daerah atau negara. Ini waralaba daerah ini dikenal sebagai waralaba master, dan bertanggung jawab untuk membuka restoran baru, lisensi operator partai baru ketiga, dan melakukan pengawasan standar semua lokasi restoran di negara-negara, contoh terbesar dari sebuah waralaba master adalah Hungry Jack, yang secara eksklusif memiliki, mengoperasikan atau sub-lisensi lebih dari 300 restoran di Australia.
The Burger King menu telah berkembang dari penawaran dasar burger, kentang goreng, soda dan milkshake pada tahun 1954, untuk satu set, lebih besar lebih beragam penawaran yang mencakup beberapa variasi ayam, ikan, salad dan sarapan. The Whopper, sandwich yang kemudian menjadi produk tanda tangan Burger King, adalah penambahan besar pertama ke menu oleh McLamore pada tahun 1957. Tidak semua perkenalan memiliki keberhasilan Whopper; BK telah memperkenalkan banyak produk yang gagal menangkap di pasar.
Beberapa produk yang telah gagal di AS telah melihat sukses di pasar luar negeri, di mana BK juga telah dirancang menu untuk selera daerah.
Perusahaan "Golden Age" dari iklan adalah selama tahun 1970-an ketika memperkenalkan maskot Sihir Burger King, jingle berkesan, dan slogan terkenal dan beberapa diparodikan. Dimulai pada awal 1980-an, iklan yang mulai kehilangan fokus; serangkaian kurang kampanye iklan yang berhasil dibuat oleh berbagai lembaga berlanjut selama dua dekade berikutnya. Pada tahun 2003, Burger King mulai resuscitating iklan sekarat dengan mempekerjakan biro iklan Miami berbasis Crispin Porter + Bogusky (CP + B). Mereka benar-benar reorganisasi iklan Burger King dengan serangkaian iklan baru berpusat pada karakter Burger King menghidupkan kembali Sihir. (wikipedia)
Lihat juga : Sate, Sushi
Langganan:
Postingan (Atom)
